Malnutrisi pada Dewasa

Malnutrisi pada Dewasa

Malnutrisi pada Dewasa

Tahukah anda bahwa malnutrisi sering terjadi pada orang lanjut usia ?

 

Malnutrisi didefinisikan karena asupan nutrisinya yang terlalu sedikit (disebut kurang Gizi) atau terlalu banyak (disebut kegemukan). Kecenderungan pada orang lanjut usia, kurang gizi umum terjadi karena berbagai alasan, dan sering ditemukan bobot tubuh yang lebih rendah dari normal.1

 

Pada orang lanjut usia gizi buruk/kurang gizi sering kali diakibatkan karena tidak cukupnya asupan protein, lemak, vitamin dan mineral1.Memburuknya penciuman dan rasa, adanya kondisi gigi yang sudah tanggal, kondisi medis lainnya dan perawatan dengan obat-obatan akan mengurangi nafsu makan dan asupan makanan. Lebih lagi, banyak lanjut usia tidak dapat menyiapkan makanan bagi mereka sendiri. Semua ini dapat berkontribusi pada turunnya berat badan dan buruknya status gizi pada lanjut usia. Mereka mengalami kelelahan, gangguan fungsi mental, kulit tampak kurang sehat, penyembuhan luka yang lama dan buruk secara keseluruhan turunnya kualitas hidup. Sebaliknya, kelebihan nutrisi juga bisa memberikan kontribusi turunnya kondisi kesehatan pada orang lanjut usia. Biasanya orang-orang ini memiliki masalah dengan fungsi jantung,  sulit tidur, tulang sendi dan bahkan kesehatan seksual2. Kelebihan nutrisi juga terkait dengan risiko diabetes lebih tinggi, hipertensi dan percepatan kehilangan fungsi mental2.

 

Nutrisi lengkap dan seimbang sangat penting untuk menghindari kelebihan dan kekurangan gizi.

 

Untuk kekurangan gizi, nutrisi tambahan yang terbuat dari whey dan kasein, dianjurkan sebagai sebagai sumber protein yang baik, dan telah terbukti diantaranya dapat meningkatkan imunitas, tinggi kandungan antioksidan dan memiliki sifat antihipertensi. Probiotik juga dapat membantu memperbaiki kesehatan saluran cerna yang sangat umum terjadi di kalangan lanjut usia.  Asupan antioksidan yang optimal juga diperlukan untuk membantu melawan infeksi, yang sering terjadi pada lanjut usia , khususnya dengan gizi buruk5.  Di sisi lain, pasien lanjut usia yang lemah dengan kebutuhan energi yang rendah atau orang-orang yang mengalami kegemukan memerlukan pendekatan pengaturan asupan makan/diet dengan asupan nutrisi yang berbeda. Mereka dapat memanfaatkan formula nutrisi yang rendah kalori, tetapi berisi lengkap dan optimal zat gizi penting yang dibutuhkan untuk kesehatan.

 

Terlepas dari keadaan status gizi, suplemen tambahan nutrisi yang menyediakan jumlah protein yang tepat, lemak dan karbohidrat dalam bentuk yang mudah terukur sangat  dianjurkan. Selain itu, suplemen dengan serat larut dan tak larut air dapat membantu mengurangi sembelit, gangguan yang umum terjadi pada lanjut usia.6

 

Memilih produk nutrisi yang tepat, akan melalui tahapan panjang untuk mencapai kesehatan yang optimal dan hidup lebih lama, lebih produktif. Gizi yang baik memberikan kesehatan dan kesejahteraan yang baik, dan telah terbukti sebagai kunci dalam upaya peningkatan kualitas hidup pada orang lanjut usia7

 

  1. Hickson M. Postgrad Med J. 2006;82:2-8.
  2. Osher E, Stern N. Diabetes Care. 2009;32 Suppl 2:S398-402.
  3. Marshall K. Altern Med Rev. 2004;9:136-156.
  4. Malaguarnera G, Leggio F, Vacante M, et al. J Nutr Health Aging. 2012;16:402-410.
  5. Meydani SN, Wu D, Santos MS, Hayek MG. Am J Clin Nutr. 1995;62:1462S-1476S.
  6. Vazquez Roque M, Bouras EP. Clin Interv Aging. 2015;10:919-930.
  7. Amarantos E, Martinez A, Dwyer J. J Gerontol A Biol Sci Med Sci. 2001;56 Spec No 2:54-64.


Related Products