Susu untuk Lansia yang Susah Makan

ooo

 

Sebagian besar lansia mengalami penurunan nafsu makan serta kesulitan memproses makanan. Hal ini lumrah, karena menurut World Health Organization (WHO), penuaan secara biologis dihasilkan dari dampak akumulasi berbagai kerusakan molekuler dan seluler yang terjadi seiring waktu. Kondisi ini menyebabkan penurunan kapasitas fisik dan mental secara bertahap, hingga peningkatan risiko penyakit. Maka itu, diperlukan alternatif untuk asupan nutrisinya, seperti memberikan susu untuk lansia yang susah makan.

Meski begitu, perlu diingat bahwa susu hanyalah menjadi pelengkap nutrisi bagi lansia. Mereka tetap harus mendapatkan nutrisi langsung dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari. Jika orang tua memang terlihat sudah mulai susah makan, Anda sebaiknya mencari tahu penyebab hal tersebut atau berkonsultasi dengan dokter.

Susu untuk lansia yang susah makan bisa menjadi pemancing nafsu makan mereka. Atau, susu bisa jadi teman makan bagi orang tua yang porsi makannya sudah jauh berkurang karena mengalami kesulitan mengunyah atau menelan.

Menggunakan susu untuk lansia yang susah makan dinilai baik karena susu lebih mudah ditelan dan dicerna oleh tubuh. Menurut Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK (K), Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Dosen Ilmu Gizi di Universitas Indonesia, kesehatan orang tua dapat dijaga dengan memberikan asupan protein tinggi, serat, omega-3 dan 6, vitamin, mineral serta antioksidan. Maka, deretan gizi tersebut sepatutnya ada dalam susu yang Anda berikan untuk orang tua.

Baca juga: Nutrisi Penting Dukung Lansia Tetap Aktif

Studi menunjukkan bahwa orang berusia 50 tahun ke atas butuh konsumsi susu 200 ml setiap hari dan juga produk turunan susu sekitar 180 gram. Ukuran ini dapat menjadi catatan Anda dalam memberikan susu untuk lansia yang susah makan. Setiap orang tua tentunya memiliki kebiasaan makan yang berbeda, dan Anda disarankan untuk menyesuaikan porsi susu dengan hal itu.

Susu dapat diminum dua jam sebelum atau sesudah makan untuk menghindari efek terlalu kenyang. Sehingga, nutrisi dalam susu dan makanan dapat diserap lebih baik oleh tubuh. Sekali lagi, waktu minum susu ini dapat disesuaikan dengan kebiasaan makan lansia.

Susu untuk lansia yang susah makan juga harus dipilihkan dengan teliti. Pastikan cocok dengan tubuh serta kebutuhan nutrisi orang tua. Anda dapat menjadikan Boost Optimum sebagai salah satu pilihan.

Boost Optimum tinggi protein whey yang mampu mempertahankan kekuatan otot orang tua. susu ini juga punya kandungan vitamin D sebagai penjaga kepadatan tulang, vitamin E, B6, dan B12 untuk bantu meningkatkan daya tahan tubuh mereka.

Boost Optimum juga memberikan kebaikan prebiotik dan probiotik yang membantu menjaga  kesehatan saluran cerna . Selain itu, lansia juga bisa mendapatkan manfaat lemak nabati untuk menjaga kesehatan jantung.

Jadikan Boost Optimum sebagai susu untuk lansia yang susah makan agar kebutuhannya dapat dilengkapi dengan baik setiap hari. Mari jaga kesehatan orang tua untuk menjaga kesehatan mereka.