Sudah Optimalkah Pertumbuhan Anak Anda?

 

Seorang anak dikatakan tumbuh apabila ia bertambah berat dan tinggi setiap harinya. Pertumbuhan ini dapat diukur dan dapat dideteksi melalui pemeriksaan fisik rutin. Melalui pemeriksaan menggunakan parameter-parameter tertentu, Anda dapat memantau sejauh mana pertumbuhan anak dan mengetahui sudah optimalkah pertumbuhan anak Anda.

Untuk Anda ketahui, parameter yang dimaksudkan untuk menilai pertumbuhan anak adalah pengukuran Antropometrik. Melalui pengukuran Antropometrik, ukuran-ukuran fisik anak dapat diketahui menggunakan alat ukur tertentu, seperti timbangan dan pita pengukur (meteran).

Ukuran-ukuran ini juga dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu yang tergantung dari umur & tidak tergantung dari umur. Anda dapat mengetahuinya dengan cara berikut;

1. Mengukur tergantung umur

Seiring bertambahnya umur anak, berpengaruh pula terhadap berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkar kepala (LK), dan lingkar lengan atas (LLA). Melalui pengukuran umur dengan ukuran-ukuran tersebut, dapat diketahui apakah pertumbuhan anak Anda normal untuk anak seusianya atau tidak. Untuk itu, Anda perlu memberikan keterangan yang akurat mengenai tanggal lahir anak. Pada daerah-daerah tertentu, bisa jadi muncul kesulitan dalam mengukur hal ini karena orang tua kadang-kadang tidak mengingat atau tidak ada catatan tentang tanggal lahir anak.

2. Mengukur tidak tergantung umur

Tanpa mempertimbangkan umur anak, untuk mengukur pertumbuhan tetap dapat dilakukan. Contohnya dengan mengukur berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB), atau lingkar lengan atas (LLA) dan tebal lipatan kulit (TLK). Ada juga standar baku nasional (Indonesia) yang menjadi bahan perbandingan dalam pengukuran antropometrik, seperti yang terekam pada Kartu Menuju Sehat (KMS) anak. Dengan melihat perbandingan hasil penilaian dengan standar baku tersebut, maka dapat diketahui status gizi anak. Hasil ini dapat menunjukkan posisi anak pada persentil (%) ke berapa pada ukuran antropometrik pertumbuhannya. Sehingga Anda dapat menyimpulkan apakah anak termasuk dalam pertumbuhan normal, kurang, atau lebih. Bisa juga terjadi pergeseran tren pertumbuhan anak dari waktu ke waktu.

Pemeriksaan ini perlu dilakukan secara berkala agar Anda dapat memantau pertumbuhan anak. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui sudah optimalkah pertumbuhan anak Anda.